
Tidak semua plastik diterima industri daur ulang. Misal bungkus beralumunium foil (bungkus snack, kopi, makanan ringan, minuman serbuk, detergen, dll) Styrofoam jg termasuk salah satunya.
Banyak yg salah kaprah, mengira styrofoam itu "bukan plastik" padahal dia EPS = Expanded Polystyrene, kode 6 ♻️.EPS jago banget buat peredam benturan + isolator. Ringan, murah, kedap air. Makanya masih dipake buat box vaksin, box ikan, dan bantalan elektronik. Nggak ada pengganti yang seefisien itu buat sekarang.
Untuk makanan, EPS bukanlah pilihan yg baik. bahaya kalau dipake berulang, buat makanan panas/berminyak, atau kotor. Karena melarutkan monomer styrene. Jadi Lebih aman bawa kotak sendiri ????
Konon EPS tidak bisa terurai. Sekedar untuk jadi mikroplastik, EPS butuh waktu ratusan tahun. Dia nggak "hilang" kayak daun. Cuma pecah jadi butiran kecil yg ganggu ekosistem.
Meski sebenarnya bisa didaur ulang, EPS nyaris tidak didaur ulang.
Masalahnya di ekonomi: volumenya gede, nilainya kecil, ongkos kumpulnya mahal. 95% EPS di dunia akhirnya mencemari lingkungan. Saat di air, EPS akan ngapung, pecah jadi mikroplastik, nutupin cahaya matahari, ganggu fitoplankton, & ekosistem di perairan.
Saat dibakar sembarangan ngeluarin asap hitam + styrene + CO2 → efek rumah kaca + polusi. Dan saat dibuang di tanah akan numpuk selamanya.
Nah ini kuncinya ???? Daripada EPS berakhir jadi polutan, lebih baik diberdayakan kembali (reuse). Misalnya :
- Jadi media tanam hidroponik
- Campuran beton ringan/hebel
- Bahan prakarya, diorama, bingkai foto
- Isian bantal/kursi beanbag,
- dan berbagai kreasi kerajinan lainnya
Catatan penting : kalau udah jadi kerajinan, jangan disia2kan & dibuang lagi jadi sampah, lalu teriak2 kerajinannya yg salah ya. Yang salah adalah prilakumu yg bikin masalah, yaitu nyampah, &... memprovokasi untuk mendaulatnya jadi sampah.
Singkatnya, EPS itu bahan yg "terlalu bagus buat dibuang, tapi terlalu susah buat didaur ulang". Makanya paling aman = kurangi, lalu reuse selama mungkin.

Dipost : 13 Agustus 2026 | Dilihat : 14
Share :